“Papaaaa” dengan antusias, Vano dan Vino menghampiri Geo yang baru saja tiba di depan rumah Radit karena ingin menepati janjinya kemarin untuk menjemput si kembar. “Udah ganteng nih anak Papa.” Geo menatap keduanya dengan senyum kecil. Ia mengangkat dagunya dan melihat Christa yang mendekati mereka sambil membawa dua buah tas ransel. “Mereka udah mandi, tapi nanti kalau Mas ngajak mereka main, mereka pasti minta mandi lagi. Bajunya Vino ada di tas hitam dan baju Vano ada di tas merah.” Geo mengangguk singkat, tetapi Christa bisa merasakan kalau pria itu sedang menghindarinya. Setelah si kembar memasuki mobil dan duduk dengan tenang di kursi belakang, Christa memasukkan tas mereka sambil memberi pesan, “Nanti jangan nakal sama Papa, jangan susah dibilangin.” “Iya” jawab keduanya ac

