SELAMAT MEMBACA *** Sekar sedang duduk di atas ranjang sambil melamun. Memikirkan ucapan sang Ndoro sore tadi. Berkali-kali dipikirkan, berkali-kali juga pikiran Sekar menghianati dirinya sendiri. Apa yang sedang dipikirkan Sekar, apalagi kalau bukan masalah Ndoro yang selalu membahas perihal pewaris. Sebenarnya untuk saat ini, Sekar sudah cukup legowo dengan statusnya sebagai istri Ndoro Karso. Laki-laki asing yang berusia jauh di atasnya, tidak pernah dikenal sebelumnya tapi tiba-tiba menikahinya. Sekar sudah menerima semua itu, sudah tidak menjadi masalah. Hanya saja yang masih dia ragukan saat ini adalah bagaimana ke depannya. Memang kurang tepat jika kita meragukan masa depan, seolah tidak percaya dengan takdir. Tapi Sekar hanya perempuan biasa yang memiliki kecemasan dan kekhawat

