BAB 27: HILANGNYA BAJU-BAJU SEKAR

1417 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Sekar memperhatikan Ndoro yang sejak tadi mengobati kakinya dengan telaten. Padahal sebenarnya tidak usah diobati, diberi plester luka saja juga sudah sembuh. "Ndoro kasih apa itu kok perih?" Ucap Sekar dengan setengah meringis. Lukanya terasa perih saat ditetesi obat. "Obat Nduk, tahan." Ucap sang Ndoro sambil meniup pelan kaki Sekar. Jika diperhatikan dengan seksama, maka akan terlihat sangat tidak sopan. Dimana Ndoro Karso meniup kaki istrinya. Mungkin di luar sana tidak ada yang berani membayangkan hal tersebut. "Jangan gerak-gerak, biar diperban dulu." Ucap Ndoro Karso saat kaki Sekar sengaja di goyang-goyangkan dengan usilnya. "Gara-gara Ndoro ini," ucap Sekar menyalahkan Ndoro Karso. Karena jika bukan karena ajakan sang Ndoro ke kebun, dia tidak mungkin b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN