TERIMALAH AKU!

1177 Kata

Jam makan siang yang telah usai. Memaksa Ghibran dan Bilqis kembali ke tempat kerja masing-masing. Meski, mereka atasan di sana, baik Ghibran mau pun Bilqis tak ingin menyalah gunakan jabatan mereka. “Bilqis pamit ya, Mas. Sampai jumpa nanti di rumah,” wanita itu berucap. Mencium tangan kanan sang suami. Ghibran menambahkan kecupan di kening sang istri. Lalu, kembali melajukan mobil menuju Perusahaan Faruqi. Usai berputar balik, Ghibran menepikan mobil pada halaman parkir khusus atasan di perusahaan. Pria itu berjalan turun dari dalam mobil sembari membawa sekotak makan siang. Benar, sebelum mereka kembali bekerja, Ghibran dan Bilqis sempat mampir ke sebuah restoran terdekat, memesan menu makan siang untuk mereka bawa serta. Mengingat, sewaktu menghampiri Satria, dua insan tersebut t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN