Pada hari yang sama. Namun, saat waktu telah menunjuk pada angka tiga. Bilqis baru saja tiba di halaman rumah sang mertua. Benar saja! Ia harus pulang sesaat sebelum sang suami menuntaskan pekerjaan. Setidaknya, dengan begitu Bilqis bisa membersihkan tubuh. Menyiapkan makan malam. Tak lupa, juga bersiap dengan penampilan terbaik ketika menyambut kedatangan Ghibran di rumah. Namun, Rencana yang Bilqis buat, tak berjalan mulus dengan begitu saja. Bagaimana tidak, sesaat usai Bilqis melangkahkan tungkai di rumah, Karina terlihat menghadang. Ia bertindak seolah hendak melarang Bilqis untuk masuk ke dalam rumah. Dan, “Kau dari mana saja?” Karina melantangkan nada. “Bilqis baru pulang dari butik, Ma.” “Maksudku, semalaman kau telah membawa Ghibran ke mana saja, hah?” “Ta-tadi malam?” Bi

