“Apa maksudnya tadi?” Emily masih terus melayangkan protes bahkan hingga kini dia telah berada di kamar hotel bersama Andromeda. Resepsi pernikahan baru saja selesai dan malam sudah menunjukkan pukul 23.30. “Ciuman itu. Ini pasti ulahmu.” “Jangan asal menuduh. Aku juga tidak tau. Dan aku bisa apa? Kau tidak mau undangan yang datang bertanya-tanya, kan?” Andro menutup pintu kamar presidential suit yang telah disewanya untuk malam ini. Emily masih mengenakan gaun pengantinnya dan hal itu membuat Andromeda kesulitan mengendalikan debaran jantungya sendiri. Demi Tuhan, Emily terlihat sangat seksi di matanya. Jika tidak mengingat perjanjian pra nikah yang telah dibuatnya dengan Emily, dia pasti tidak akan menunggu waktu lama untuk mengempaskan tubuh gadis i

