Welcome Back, Renata

1662 Kata

Albert Jocom sangat muntab hari itu. Informasi bahwa Andromeda belum menandatangani dokumen terkait pembebasan lahan sengketa saja sudah membuatnya sangat kesal. Kali ini ditambah pula dengan kedatangan Ramlan, si preman pincang, ke ruangannya dengan hasil yang nyaris nihil. “Sudah sebulan kau kuberi waktu untuk menyelidiki tentang gadis itu. Tapi hanya itu informasi yang bisa kau dapatkan? Kalau hanya alamat rumahnya aku tidak perlu membayarmu untuk mencari tahu!” Albert Jocom berseru penuh amarah. “Ayah, tenanglah. Jangan emosi. Ayah harus ingat kesehatan Ayah juga.” Farida Jocom saat itu juga tengah berada di ruangan ayahnya. Berita tentang Andromeda tidak menandatangani dokumen kompensasi lahan sengketa itu yang juga telah membawanya kemari. “Kalian semua tidak becus!” Albert mengu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN