Tawa Marco sontak berderai begitu punggung Emily menghilang di balik pintu. Matanya sampai berair dan sesekali dia memegangi perutnya saking kerasnya tertawa. Andromeda hanya menggeleng-gelangkan kepala lalu ikut tertawa. Menertawakan ekspresi Marco dan menertawakan nasib yang membawanya mengenal seorang Emily. “Bro, really?” Marco mengusut air di sudut-sudut matanya ketika gelak tawanya usai, “Andromeda Jocom, Texas Don Juan, tak berkutik di hadapan seorang wanita.” “Tapi, dia cukup manis kan?” Andromeda menyeringai. “Nah! Sifat playboy kembali muncul di permukaan. Aku ragu waktu Nura bilang kau sudah bertobat. Andromeda Jocom tidak akan bertobat untuk urusan wanita. Tiang listrik dikasih make up-pun akan terlihat cantik di matamu. Iya k

