“Tidak ada yang salah dari dokumen-dokumen ini.” Marco sedang berada di ruang kerja Andromeda. Kedatangannya ke sana atas permintaan Andromeda yang memintanya untuk memeriksa dokumen-dokumen terkait lahan sengketa. “Surat kuasa menjual ini sudah jadi landasan yang kuat bagi Koperasi Swadaya untuk menjualkan aset milik orang-orang ini. Sah di mata hukum.” Andromeda memainkan pulpen di tangannya. Dia duduk bersandar pada sofa. Kaki satu bertumpu pada kaki lainnya. “Kalau begitu aku harus mencari tau aliran dana dari koperasi. Ke mana sebenarnya uang-uang ini?” “Kenapa kau harus mencari tau?” Marco masih tak memahami arah pembicaraan sahabatnya tersebut. “Aku rasa ada permainan orang dalam di sini. Kami membayar kompensasi lahan sengketa dengan harga yang tak masuk akal selama belasan tahu

