Hari-hari telah berlalu hingga tanpa terasa saat ini adalah detik-detik terakhir masa KKN Meri akan berakhir. Tentu saja semuanya senang, apalagi mengingat bahwa masa KKN ini sebagian besar waktu mereka dihabiskan untuk bermain di tempat ini. Sehingga mereka merasa bahwa masa-masa KKN adalah waktu yang tepat untuk liburan dan mengistirahatkan pikiran dari setumpuk tugas kuliah di semester sebelumnya. Sejak pengakuannya pada hari itu, Deni sudah mulai menjaga jarak dengan tidak lagi mendekati Meri. Tentu saja pria itu masih bersikap baik pada Meri, tapi dia juga sadar akan posisinya sehingga tidak ingin memercikan api untuk tetap berusaha mendekati istri orang. Meri juga merasa lega setelah Deni tidak lagi berusaha untuk mengejarnya, sehingga dia di sini bisa jauh lebih bebas dalam mengeks

