Tidak ada alasan bagi Alvin untuk tetap bermalas-malasan di atas tempat tidur dengan selimut hangat nan tebal yang membungkus tubuhnya. Meski kedua matanya terasa sangat berat untuk terbuka, namun suara alarm yang dengan sengaja ia setting sedini hari mungkin agar dia bisa tiba tepat waktu di tempat tujuan yang akan ia datangi pagi ini. Dinginnya udara pagi membuat pria itu sejenak merasa ragu apakah ia akan mandi atau hanya mencuci muka sebelum berangkat, tapi lagi-lagi ketika teringat bahwa dia akan bertemu dengan istrinya membuat Alvin mengabaikan rasa dingin yang terasa menusuk ke dalam pori-porinya. Pria itu mulai menyabuni dirinya dengan busa yang cukup banyak, hingga aroma wangi dari sabun yang ia pakai menguar cukup kuat dari tubuhnya setelah pria itu membilas busa sabun tersebut

