*** Shawn akhirnya berjongkok untuk membersihkan kekacauan yang ia buat, tanganya sudah menggunakan sarung tangan latex untuk meminimalisir luka, dengan perlahan dan hati hati Shawn mengelap lantai dengan kain basah agar pecahan gelas bisa terangkat bersamaan. Shawn dengan telaten membersihkan setiap sisi yang mungkin belum bersih. “Anda sedang apa berjongkok di situ?” Shawn mendongakan kepalanya, karena pencahayaan yang minim, Shawn tidak bisa mengenali siapa. Tapi Shawn tau benar kalau pakaian yang di kenakan wanita yang berdiri di hadapanya itu adalah pakaian asisten rumah ini. Tak perlu berlama lama, Shawn kembali menundukan kepalanya, ia harus membersihkan lantai. “Tidak apa apa. Silahkan lewat s

