*** Keesokan harinya, Lucas sudah duduk di meja makan. Ia sejak tadi hanya diam sembari mengamati tiap makanan yang tersaji di meja makan. Mengamati tiap makanan yang di hidangkan satu persatu. “Makanlah Lucas,” tawar Ibu Rachel. “Terima kasih bibi.” Ucap Lucas. Lucas mengambil sendok dan garpunya. Menyuap nasi goreng dan menikmati nasi yang bercampur dengan sosis, telur, dan juga sayuran. Rasanya tidak terlalu pedas. Jadi Lucas bisa memakannya dengan tenang. Mengamati meja makan, Lucas tak melihat kehadiran Rachel. Kursi yang biasa di tempati gadis kecil itu kosong. Lucas memilih diam, meski ia ingin tau kenapa sampai sekarang Rachel belum muncul di sini, dia mungkin akan terlambat ke sekolah. “Saya

