Derit pintu yang dibuka dari luar membuyarkan lamunan Embun. Dia yang tengah duduk didepan cermin langsung menolehkan mata. Wajah wanita itu langsung melengos tatkala kedua manik matan indahnya bertubrukan dengan manik mata milik sang pria. Cakrawala yang berada diambang pintu tersenyum kecut melihat sikap tak ramah sang istri. "Maaf, boleh saya masuk?" pertanyaan itu meluncur begitu saja dari mulut sang pria. Merasa takut Embun akan marah, Cakrawala memberanikan diri minta izin untuk masuk ke kamar pengantin mereka, meski memang seharusnya tak perlu karena mereka sudah sah menjadi suami istri. Namun demi menjaga kesopanan juga menghargai privasi sang istri, dia rela lakukan itu. Hening. Tak ada jawaban apa pun yang keluar dari bibir Embun, wanita itu seolah menulikan pendeng
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


