Kereta kuda yang di tumpangi Hae-jun dan Ha-na akhirnya sampai di Kerajaan Barat. Kedua orang tua Hyun-jae ikut menyambut mereka dengan bahagia. Kedatangan Hae-jun adalah untuk menjalin kerja sama perdagangan antara dua kerajaan itu. Hyun-jae juga tampak berdiri menyambut kedatangan Hae-jun dan tunangannya. Hae-jun dan Hyun-jae memang sudah menjadi sahabat dekat sejak mereka bertemu di camp pelatihan dulu. Namun, setelah keluar dari camp, hubungan mereka sedikit renggang, karena memiliki kesibukan masing-masing sebagai pangeran. Hae-jun keluar dari kereta kudanya, diikuti Ha-na setelahnya. Hyun-jae menajamkan netranya, berusaha melihat tunangan Hae-jun. Dan tentu saja ia sangat terkejut, bahkan tangannya sudah mengepal kuat. "Apakah itu Ha-na?" Hyun-jae terdiam tak percaya. Hae-j

