Bab 21

1074 Kata

Pagi ini Jian memilih duduk di kursi di depan jendela kamarnya sambil meminum teh racikan Soo-young yang memang sangat nikmat, bahkan aromanya membuat Jian merasa lebih tenang. Tidak dipungkiri, Soo-young memang hebat dalam segala urusan. Tok!! tok!! tok!! "Maaf Nona, apa saya boleh masuk?" tanya Soo-young dari balik pintu kamar Jian. "Masuklah." Jawab Jian sedikit berteriak. Jian dibuat melongo saat Soo-young membuka pintu. Ternyata ia membawa dua perempuan lain yang tidak dikenalnya sama sekali. Satu perempuan membawa gaun cantik sederhana dengan beberapa perhiasan, dan yang satunya seperti membawa kotak rias. "Ada apa Soo-young? Kenapa kamu membawa mereka?" tanya Jian berdiri dari duduknya, kali ini menatap tiga perempuan di hadapannya dengan wajah penasaran. Soo-young menghela n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN