"Jadi begini ayah, malam itu aku melihat seorang anak kecil masuk ke dalam hutan di perbatasan. Karena aku sangat mengkhawatirkannya jadi aku berusaha untuk mengikutinya, namu naas aku malah tersesat di hutan yang gelap gulita. Aku meminta tolong terus menerus, sampai akhirnya, aku di temukan oleh sekelompok suku pedalaman di hutan itu dan mereka merawatku sampai sembuh, lalu aku kembali lagi kesini dengan selamat." Ungkap Jian, diakhiri dengan senyuman yang menghiasi wajahnya. Jae-min di sampingnya menatap adiknya yang tampak aneh. Padahal dulu ia tak pernah melihat Ji-an tersenyum pada dirinya dan ayahnya sekalipun. Itulah mengapa jarak mereka kian melebar, layaknya orang asing. Jae-min pun jadi lepas tangan dengan kelakuan Ji-an selama ini. Namun anehnya, sekarang Ji-an malah bercer

