Zoya menjatuhkan b****g nya di bemper mobil, melipat tangan nya di d**a serta membiarkan semilir angin meniup rambut nya hingga menutupi setengah dari wajah nya. Suasana seperti ini lah yang kini di butuhkan oleh nya, sunyi, sepi dan tenang. Zoya menyingkirkan anak rambut yang menutupi wajah nya serta menghela nafas nya berulang kali. Apa yang terjadi antara diri nya dan Riana tadi memang benar-benar menguras emosi dan kesabaran. Mata Zoya menerawang jauh ke depan, ke hamparan rerumputan yang meninggi yang tergoyang di tiup angin. Penyesalan. Satu kata itu lah yang kini di rasakan oleh diri nya. Jika dia bisa berandai, jika dia bisa mengulang waktu dia ingin berada kembali di masa lalu itu, dimana dia tidak akan pernah ingin melakukan kebodohan itu. Kebodohan yang membuat hidup nya, dan

