"Awww! Sayang kita baru ketemu setelah satu setangah tahun, tapi kau malah memukulku seperti ini. Wuaaah kau benar-benar harus diberi pelajaran sayang!" "kenapa aku? Kau yang keterlaluan. Mulutmu memang tidak berubah, selalu saja berkata seenaknya! Kau juga yaMmmmmhhhh" Ucapan Ran terputus karena bibirnya sudah dilumat dengan rakus oleh pria didepannya. Bintang benar-benar melumatnya kuat seolah tak ada lagi hari esok untuk mereka berciuman. Ran kewalahan membalas ciuman Bintang, dia sudah lama tak berciuman. Hanya Bintang yang melakukannya selama dia hidup, jadi sudah lebih dari satu setengah tahun dia tak pernah berciuman dengan siapapun. Bibirnya benar-benar terasa kebas, pasokan udara di paru-parunya juga sangat tipis. Tapi tak juga ada tanda-tanda dari Bintang yang ingin melepask

