"beasiswa aku dicabut Kak. Itu artinya aku bukan siswa di sini lagi!" ucapnya lirih. "APA? Kok bisa? Maksud aku kenapa dicabut? Kamu buat kesalahan?" Ran menggeeleng lemah. 'Gak dicabut berarti? Lalu kenapa Ran pergi'? batin gadis itu yang terus mencoba menghubungi Bintang. "Ran, kamu jangan kemana-mana! Please tunggu aku disini! Jangan kemana-mana, aku kekamar sebentar Ran. Hmmm!" bujuk Arin yang hanya dibalas dengan senyuman oleh Ran. Arin mulai melahkah bahkan berlari menuju kamarnya agar bisa cepat sampai di tempat Ran tadi berdiri. Arin yang sudah menghilang dari pandangannya dimanfaatkan oleh Ran untuk melangkah keluar sekolah. Ran tahu kalau Arin sedang berusaha menelpon seseorang. Entah itu siapa tapi otaknya memerintahkannya untuk cepat keluar dari sekolah. "Halo Cha, Cha bu

