Author POV Akhirnya Anin masuk kamar sekitar jam dua belas malam, setelah bercengkrama dengan teman-temannya. Amanda dan Alya sekalian pamit untuk pulang ke Bandung besok. Begitu juga dengan Keluarga yang lain. Amanda dan Alya memeluk ku dengan erat. "An, kita masih sahabatan kan ? Lo nggak melupakan kita begitu aja kan An ?" "Lho kok ngomong kek gitu ya iya lah persahabatan kita nggak ada yang berubah walaupun status aku dan Fiona sudah menikah kalian tetap menjadi sahabat ku, Fiona juga pasti setuju atas pendapat aku ini." "Kak Adit marah nggak ya An kalau kami sekali-kali telponan sama kamu An ?" "Apaan sih pikirannya kek gitu ya nggak lah walaupun prioritas utama ku adalah suami ku sekarang ini kalian tenang aja dia tuh pengertian banget orangnya tapi aku menghormati dia sebagai

