95. Lamaran

1607 Kata

Dua hari sebelum lamaran Anin berada di kamar hotel dengan menekan nomor mama Claudya, sekesal-kesalnya dia masih punya rasa peduli dan adab kepada orang tuanya, walaupun dulu Anin pernah sekali menyuarakan hatinya dengan mengusir mamanya dari rumah sakit waktu itu. Anin cuma mau minta restu aja Anin tidak pernah mengharapkan kedatangan Mamanya lagi sudah cukup dia mengemis dari kecil tapi sekarang tidak lagi. "Assalamualaikum Ma" "Waalaikumsalam Ada apa An masih ingat punya Mama Nak ?" "Ma Please Anin nggak mau ribut sama Ma" "Mama cuma nanya, Mama Wa nggak di balas, Mama telpon tidak di angkat, Mama harus gimana lagi An cara bertemu dengan mu ?" "Mama juga baru sadar sekarang, kalau Mama punya Anak bukannya Mama sibuk bersama anak orang lain. Anin lihat Mama bahagia bersama Dokter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN