Terlihat dari pagi sampai siang sungguh ramai sekali rumah sakit ini, kini aku dan Celine sedang makan siang di Cafetaria rumah sakit aku benar nggak punya temen disini semenjak aku jalan bareng sama Mas Vino kemarin, aku mendapatkan tatapan sinis sama orang-orang. Celine ia adalah perawat yang di tugaskan untuk membantu ku nanti. Jadi bisa dibilang dia adalah teman pertama aku di rumah sakit ini. Aku nggak percaya ruang yang aku tempatkan ini benar-benar di sulap menjadi bagus oleh orang suruhannya mas Vino aku mendapatkan sofa juga walaupun nggak sebesar punya mas Vino karena ruang ini tidak terlalu luas. "Anin. . ??" "Aku menoleh, oh ya ampun Anisa ??" "Aku nggak nyangka beneran kamu An.." Aku pengen memeluknya tapi gestur tubuhnya sudah terbaca oleh ku. Ok aku Memilih untuk bersal

