Mas Rendra berhenti melakukan kegiatannya dan ia pindah di sisi samping Fiona. Bulir bening itu mengalir lagi dari pelupuk mata Fiona kemudian dia menoleh pada Mas Rendra. "Sayang sekarang jujur, kamu kenapa sebenarnya?" tanya Mas Rendra dengan nada suara kecewa dan kemudian mengusap air mata di pipi Fiona. "Kamu masih nanya kenapa, kamu memperkosa aku di Bali, kamu kira habis dari Bali aku baik-baik saja aku hancur Mas, aku mencoba untuk bertahan hidup dan aku mencoba berdiri dikaki aku sendiri?" "Asal kamu tahu aku kecewa sama diri aku sendiri dan aku benci sama diri ku sendiri !" "Maaf sayang, aku terpaksa sayang, kamu mau pergi ninggalin aku begitu saja malam itu tanpa mendengarkan penjelasan aku dulu. Aku nggak bisa mikirin solusi untuk nenangin kamu sayang makanya aku benar-benar

