Laura memutuskan untuk menghabiskan waktu dengan ibu kandungnya tersebut. Ia menikmati makan malamnya dalam diam. Amber yang melihat hal tersebut pun merasa tidak masalah dan memakluminya. Mereka baru bertemus setelah bertahun-tahun sehingga wajar bila masih ada kecanggungan antara lain. "Kau terlihat seperti tidak memiliki keinginan untuk hidup. Apa Moma kemarin terlalu berlebihan dengan mengancam lelaki b******k itu?" tanya Amber kemudian. Laura mendongakkan kepalanya dan menatap ibu kandungnya tersebut. "Tidak, Moma. Aku hanya merasa sedih Alex tidak akan menikahiku." "Kau benar-benar mencintai lelaki b******k itu, ya?" Laura menganggukkan kepalanya. Ia memang benar-benar sangat mencintai Alex. Lagi pula sekarang dirinya tengah mengandung anak Alex. "Aku sesungguhnya tidak setuj

