Mendengar jawaban menohok dari gadis itu, Jessica merasa terkejut. Dari nada suaranya, gadis itu secara terang-terangan menunjukkan bahwa dirinya tidak menyukai Jessica. Atas sikap itu, Jessica tidak tahu harus bereaksi seperti apa. Dirinya kemudian hanya bisa terdiam dan mengarahkan pandangan ke arah lain. "Ku dengar Jessica dulunya sempat bekerja sebagai sekretaris Alex." Suara itu membuat Jessica mendongak dan menatap ke asal pembicara. Seorang wanita paruh baya dengan rambut pendek nampak menatap Jessica dan Alex. "Benar, Bibi." Jessica berbicara. Alex menatap wanita itu kemudian menatap Jessica di sebelahnya. Wanita yang baru berbicara tadi adalah bibi Margareth. Wanita itu adalah orang yang paling tidak Alex sukai selama ada acara keluarga besar. Bila wanita itu sudah mulai menye

