Pandangan mata mereka bertemu, dan sudah entah keberapa kalinya Bian melakukan hal demikian. Carolin terdiam untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya ia menarik dirinya menjauh. "Jangan macam-macam, kamu sudah sangat keterlaluan! Ingat, kamu bahkan menolakku, dan memilih terus berhubungan dengan wanita itu!" tekan Carolin pada saat itu. "Kenapa kamu terus membahasnya?!" tekan Bian, dan entah mengapa segala sikap pria itu kini malah membuat Carolin mulai bingung dengan segala hal yang ia lakukan. "Jangan keterlaluan begitu, kamu merasa harus mempertahankannya, maka aku mengingatkan padamu sekali lagi. Aku sudah boleh pergi kan, Very? Temanku sudah menunggu." dusta Carolin. "Tentu saja, saya akan mengantarkan anda ke tempat tujuan anda." ujar Very. Mereka berdua meninggalkab Bian beg

