Laut yang Menenangkan

3768 Kata

Pemuda jangkung itu berjalan pelan ke arah pintu yang tertutup rapat di depannya. Ia menipiskan bibir ingin melangkah masuk, namun urung ia lakukan. Ia pun berbalik pergi dengan menghampiri Airin yang tengah duduk di sofa bersama Erisa dan teman-temannya yang lain di ruang tamu. "Bisa minta tolong gak?" Airin mendongak dan menatap pemuda di hadapannya yang terlihat kelelahan itu. "Minta tolong apa, Dam?" Adam menipiskan bibir sembari menoleh pelan ke atas tangga sana. "Bisa minta tolong periksa keadaan Syaqila gak, aku mau masuk ke sana cuma takutnya dia lagi gak pake kerudung." Jelasnya dengan menggaruk rambutnya yang tidak gatal. "Iya," balas Airin sudah beranjak dari tempat duduknya lalu melangkah cepat menaiki undakan tangga dan berhenti di depan kamar Syaqila. Airin menjulurkan tan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN