CHAPTER 26

1820 Kata

Oase masih saja belum bisa memercayai apa yang terjadi beberapa jam yang lalu. Ia duduk di taman dekat restoran Maria, terbengong seperti anak nyasar. Setelah Maria menolaknya untuk ke sekian kalinya, wanita itu segera mengalihkan pembicaraan. Tak memberi Oase kesempatan untuk bertanya lebih jauh mengenai alasan penolakan Maria. Pemikiran Oase sangat sederhana. Jika ia menyukai seseorang dan orang itu pun memiliki perasaan yang sama, maka sudah pasti hubungan mereka akan berakhir dengan indah. Oase tak pernah memikirkan kemungkinan ditolak saat perasaannya terbalaskan. Ketidaksinkronisasian apa ini? Maria bahkan berkata ia masih boleh datang kapan pun, dan tetap akan memberinya makan seperti biasanya. Namun, Oase tak puas. Jika begini bukannya sama saja dengan mereka kembali ke garis st

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN