bab 34

1451 Kata

"Pagi!" sapa Alex pada Zia yang baru keluar dari mobilnya. "Pagi." setelah menjawab sapaan Alex, ia langsung berjalan melewati Alex begitu saja. "Tunggu!" "Ada apa lagi?" tanya Zia datar. "Kamu gak mau bertanya tentang Barly?" "Apa itu penting? ini masih pagi, kamu datang ke sini untuk membahas masalah pekerjaan bukan?" "Kemarin dia hampir kecelakaan saat mengemudikan mobilnya, apa kamu tidak peduli?" "Itu bukan salahku, mungkin dianya aja yang tidak bisa mengendalikan mobilnya. Sudahlah, ada yang lebih penting lagi dibanding harus membahas dia. Paham?" Zia kembali melangkah, sedang Alex menghembuskan nafasnya pelan. Kekecewaan Zia sudah memuncak, apapun yang di katakan dirinya tidak akan pernah di dengarnya. Tiba di ruangan kerjanya, Zia menghempaskan tubuh dan memijat pangkal hi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN