"Aaawww... Perutku sakit, Zayn" Allesya meringis di saat Zayn yang tampaknya sudah lebih dulu tidur. Alleysa memegang perutnya dengan wajah kesakitan. "Aaww... Zayn, perutku sakit" Alleysa yang sejak tadi tidak mendapat balasan dari Zayn, menggoyang-goyangkan tubuh suaminya hingga Zayn perlahan membuka matanya. Zayn begitu terkejut saat menatap Alleysa yang sedang meringis kesakitan sambil memegang perutnya yang sudah semakin besar. "Alleysa!! Kau kenapa?" "Apa yang sakit?" "Perutku sakit Zayn" Alleysa sedikit pucat dengan bulir keringat yang memenuhi wajahnya. "Apa ini bulannya?" Zayn menjadi panik, entah hal apa yang harus ia lakukan terlebih dahulu. Alleysa tidak menggubris ucapan Zayn, ia hanya sibuk memegangi perutnya. Zayn meraih ponselnya dan menelpon Dr. Ryana. "
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


