Zayn menatap heran ke arah Alleysa. Baju yang July kenakan malam ini kotor akibat wine yang Alleysa siramkan ke wajahnya. July mencoba menahan luapan amarah yang kini memuncak hebat di otaknya. "Zayn ada disini, Jul. Tahan amarahmu!" "Dasar jalang!!! Berani sekali dia mengotori bajuku!" "Tunggu kau Alleysa!" Ekspresi July berubah menjadi lembut. "Aku tidak mengerti ucapanmu Alleysa, menyadarkan Aku? Menyadarkan dari apa?" Rahang Alleysa mengeras menahan kembali amarahnya. Carla yang berada disamping Alleysa merasakan kekesalan Alleysa. "Kau tadi mabuk, makanya Aku mengadarkanmu. Karna, kau terus saja menempel sama Zayn. Membuat Zayn susah bergerak" "Kau cepat juga di sadarkan" Carla menyambung perkataan Alleysa dengan nada mengejek July. July menghela napas panjangnya, men

