Sepanjang perjalan pulang Alleysa, Alleysa terus menelpon Zayn tetapi Zayn tidak mengangkatnya. Alleysa terus menelponnya hingga sebuah taksi memberhentikannya di depan rumah besar berwarna putih. Alleysa tidak menggubris pertanyaan Ayahnya dan langsung berlari menuju kamarnya. Alleysa kembali menelpon Zayn. Yap! Zayn mengangkatnya. "Zayn...?" "Aku fikir kau sedang bersenang-senang sekarang Alleysa" "Zayn... Aku bisa jelaskan semuanya. Kau jangan salah paham, kau bilang kau akan percaya padaku. Jadi tolong dengarkan Aku! "Aku lelah Alleysa. Kita bicara nanti saja. Kau teruskan saja bersenang-senang bersama dia, Okay?!" "Tapi, Zay------" Zayn mematikan panggilannya tanpa mendengar ucapan Alleysa. "Shiiiit!!!!!" Alleysa kesal. Alleysa marah. Alleysa merasa bersalah kar

