HANCUR

1132 Kata

Berharap pada manusia dan menggantungkan kasih sayang pada manusia hanya akan mendapatkan kekecewaan. Pada akhirnya semua akan kembali pada kodratnya yaitu sendiri. Chen berjalan meninggalkan ruangan Kakek Ernest dengan hati yang hancur. Chen tidak bergeming sedikitpun, Chen pergi dengan muka datar. Chen tidak bisa menangis dan berkata apa-apa. Chen berjalan lurus kedepan. Satu persatu ruangan Chen lewati. Ada jejak kerja keras Chen disana. Disetiap sudut ruang kantor ini, ada keringat Chen. Ada dedikasi Chen, ada kenangan bersama orang yang paling Chen sayang. Pilar-pilar yang menjulang tinggi menjadi saksi bisu bahwa Chen mencurahkan seluruh hidup di perusahaan ini. Tapi ternyata Chen hanya sebagai selingan, Chen hanya digunakan untuk menjadi alat kesuksesan orang lain. Chen ingin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN