PENGAKUAN CHEN

1374 Kata

Cinta datangnya tanpa diduga, menyelusup perlahan ke relung hati tanpa disadari. Membuat hati selalu teringat, membuat pikiran semakin kacau. Mau tidak mau, laki-laki bukan hanya mencintai tapi juga butuh mencumbu. Odoy, Gantar, Ikhlas dan Mongil sudah baik-baik saja dan berada di sel, sementara itu Chen masih istirahat di klinik mengobrol banyak dengan Asep. Chen berbagi banyak cerita dengan Asep saat di Kampung. Asep memberikan banyak kenangan manis yang membuat Chen tersenyum, hari-hari Chen di penjara yang hanya tersisa kurang dari tiga bulan terasa sangat cepat. Chen diberitahu akan ada kunjungan, Chen kembali ke sel diantar oleh penjaga sel. Sesampainya di sel, Chen merasa lega karena penghuni sel sudah lengkap. Penghuni sel menunggu Chen dengan penuh rasa khawatir. Sel berjalan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN