Bertemu denganmu lagi setelah semua yang terjadi tentu saja membuat darahku mengalir lebih deras. Aku bingung harus berkata apa tapi aku juga suka kamu hadir memberikan banyak kesempatan untuk aku memikirkan kamu. Aku sepertinya kangen sama kamu, hanya belum waktunya saja aku bicara. Suasana di lapas semakin riuh, semakin siang semakin banyak yang berkunjung. Nenek Mira sudah gelisah ingin segera bertemu dengan Chen. Risa terus-terusan melihat grup chat kantor untuk memantau perkembangan RUPS. Kalian tau gak, orangnya ganteng banget gak kalah ganteng sama Pak Chen. Dia juga kelihatannya sangat baik sama kaya Pak Chen. Wah nona muda langsung kepanasan dong karena dikira yang mimpin perusahaan cuma nona muda saja tapi ternyata ada orang lain. Kening Risa mengernyit melihat apa yang dibaha

