Bel pulang sekolah telah berbunyi 5 menit yang lalu, namun zain aldebaran belum kunjung pulang karena ia menunggu anara. Gadis bar-bar, konyol itu sejak kecil selalu membuat zain terkejut dengan segala tingkah aneh yang ia buat. Namun ada rasa sayang yang tulus yang zain simpan untuk anara seorang. "Zain nunguin gue ya?" Zain tersadar dari lamuan nya, di lihat nya anara tersenyum lebar di hadapan nya. "geer" zain bersumpah ingin menjawab iya, namun gensi tetaplah gensi ia kembali membuat cewe itu cembetut kemudian hendak pergi jika saja ia tak menahan lengan nya. "mau kemana?" "kenapa tanya-tanya? Tadi kata nya ga nunguin gue." sebal anara ia menghempaskan kasar tangan cowo itu dan bersedekap kesal. "Jawab aja" Anara mendengus kemudian membuang wajah nya ke arah lain. "Bisa g

