Seminggu berlalu, semua berjalan sangat baik. Sampai pada suatu malam, Shopie mengirim Vn yg isinya
'Tolong aku takut'
Aku yg saat itu selesai DO di sport Jabar panik, karena di vn balik, d chat bahkan di telpon pun tak ada respon. Aku langsung hubungi Andri
"Maneh ker dmn?"
"di Binong, kunaon jek"
"Maneh ka teun si Shopie ayeuna, urg teu ngeunah hate. Urg ge rek kadinya ieu ker di Arcamanik"
"Siap"
Aku bergegas, pikiran kalut tidak karuan. Sesampainya di kos Shopie, aku melihat motor Kevin, dia teriak membentak, dan suara Shopie yg menangis.
Dan saat aku menghampiri mereka tampak tangan Kevin terangkat hendak memukul Shopie, dan aku tahan(teknik kuncian lengan berguna disini)
"Gua bisa matahin tangan lo, kalau lo masih gak bisa kontrol diri lo"
Kevin yg awalnya berontak kemudian diam, terus aku dorong ke tembok dgn keras
"Gua respek banget sama lo, lo masih muda, ganteng, karir lo bagus tp itu gak ngebuat lo berhak kasar sama cewe"
"Gue bakal laporin lo smua ke polisi"
"Oh silahkan, kita lihat siapa yg bakal di penjara, Gua?... Atau lo?, setelah mereka lihat ini... "
Aku menunjukkan video rekaman perlakuan Kevin terhadap Shopie. Video di ambil Andri saat tiba di sana, entah memang dia cerdas atau takut tpi itu sangat membantu.
"Ini lebih dari cukup buat nyeret lo ke penjara"
"Anj*ng", dia berusaha merebut
Aku mengambil kerah bajunya, menyeret dia ke tembok
" Dengerin!, pegang kata kata gua, gua jamin video ini gak bakal bocor kemana pun, tpi gua minta sama lo, mulai detik ini jauhin Shopie.
Sampai gua denger lo coba ganggu dia, gua gak segan ngasih ini ke polisi, atau... Gua habisin lo dgn cara gua sendiri"
"Gue gak takut sama ancaman lo", sambil mencoba melepaskan tanganku di kerah bajunya, tpi seketika tanganku pindah ke lehernya(mencekik)
" Lo boleh ngeraguin pekerjaan gua, tpi gua gak pernah main main sama ucapan gua.
Dan satu lagi, mulai hari ini, Shopie milik gua, jadi gua gak bakal biarin siapa pun nyentuh dia, apalagi lo, ngerti!"
"Ok...Ok Lo menang ", dgn nafas tersendat tercekik
"Good, lo boleh pergi. Sekarang!"
Aku melepaskannya dan dia pergi.
Shopie menghampiriku dan memeluk, tak ada kata kata lain yg dia ucapkan dan itu berulang
" Aku takut, aku gak mau ketemu dia lagi"