"Zizah, Umi cariin kamu dari tadi, lho! Kamu sudah tahu, kan, kalau nama kamu akan dipanggil ke panggung?" Maryam akhirnya bisa bernapas lega ketika mendapati Azizah menemuinya di kantor. Maryam bahkan sudah menyuruh satpam untuk mencari Azizah karena takut sesuatu terjadi pada Azizah. Namun, Maryam bisa melihat raut wajah muram di wajah Azizah saat ini. Gadis itu memilih untuk diam, tidak bersuara setelah tadi hanya mengucapkan salam saja. "Azizah?" Suara Maryam melembut, menatap Azizah dengan tatapan yang tak kalah lembutnya bagaikan seorang ibu kepada anak. "Zizah habis dari mana tadi? Kenapa nggak bilang sama Umi? Azizah pergi ke mana?" tanya Maryam beruntun ketika Azizah hanya menundukan kepala sejak tadi. Azizah terdiam lagi, tak mengeluarkan suaranya. Azizah tahu dirinya salah ka

