"Bil, kamu mau pindah dan nggak akan pesantren lagi?" Pertanyaan itu terlontar dari mulut Hawa. Teman-temannya saat ini jadi menatap Nabila untuk menunggu jawaban yang ingin mereka pastikan. Nabila terdiam beberapa saat sebelum akhirnya menganggukkan kepala membuat helaan napas gusar keluar dari teman-temannya. Mereka menatap Nabila dengan sedih. Berharap Nabila akan tetap berada di pesantren dan tidak akan pindah. "Tapi tenang aja kok, aku pindahnya di semester dua. Jadi, aku selesain dulu semester satu di sini karena bentar lagi, kan, mau ujian akhir semester. Masih ada waktu buat bareng-bareng kalian." ujar Nabila berusaha untuk tersenyum menatap teman-temannya satu per satu. "Yah, berarti di semester dua nggak bakalan ada kamu dong, Bil?" Nabila tersenyum dan mengangguk untuk menja

