Menikah (?)

1613 Kata

“MAMA!” Teriakan melengking menyambut kedatangan kami saat sampai di rumah mewah dokter Brian. Tidak butuh waktu lama seorang anak kecil menabrak kakiku. Ia memeluknya dengan erat. “Halo Brayen,” sapaku membuat anak kecil itu mendongkak. Aku baru tahu satu giginya di depan tanggal. Dia terlihat sangat lucu. “Mama gendong,”sahutnya manja. Aku menunduk bermaksud menggendongnya namun Jun Hee segera mengambil alih Brayen. “Adik nakal sama Om saja, ya,” kata Jun Hee dengan senyum lebar. “Aku mau sama mama. Turunin aku Om, nanti aku aduin ke papa,” ancam Brayen. Jun Hee tidak peduli dengan ancaman bocah kecil itu, ia masuk ke dalam sambil menggendong Brayen yang sejak tadi ingin diturunkan. “Sasya? Aku tidak tahu kalau kau akan berkunjung.” Brian yang baru datang dari halaman belakang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN