I Think

1231 Kata

Ayu dan Nindi dalam pembicaraan serius. Mereka berdua duduk di ruang kerja malam ini. Ada juga Yuni duduk di sana, sambil menggenggam ponsel miliknya. Kedua wanita itu sesekali menghela napasnya berat setelah mendengar info yang mereka dapatkan. Tentu saja ungkapan rumah Saga punya telinga di mana saja itu bukan cuma hisapan jempol. Setiap pembagi informasi akan mendapatkan bayaran khusus jika bisa memberikan secara akurat. "Kamu boleh ke luar Yun," titah Nindi. "Baik, permisi Bu." Yuni kemudian berjalan ke luar dari ruangan meninggalkan kedua nyonya rumah. Ayu ikut berdiri. "Kamu tau apa yang harus kamu lakukan kan?" tanyanya. "Iya, Bu," ucap Nindi. Setelah mendengar jawaban dari anak mantunya itu, Ayu segera berjalan keluar ruangan. Sementara di sisi lain rumah, Saga tengah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN