Malam pun tiba, Pandu tetap di rumah, meninggalkan Tari sendirian di hotel. Pandu menyendiri di ruang kerja, memeriksa semua halyang dibutuhkan untuk tempat gym di Bali, sedangkan Hendra dan Rio entah melakukan apa di luar sana. Di tengah sekibukannya, Pandu memeriksa ponselnya, tidak ada panggilan tak terjawab, pesan pun juga tak ada, dia mengalah untuk menelepon Tari lebih dulu. Perlu sedikit kesabaran karena di panggilan ke dua dengan dering yang panjang, barulah Tari menerima telepon darinya, “Dari mana saja?” tanyanya setelah mendengar kata ‘halo’ dari seberang sana. Tari terkekeh, “Aku sedang masak, Pandu. Makanan di sini tidak enak, jadi aku memasak jamur yang kita beli tadi, kamu sudah makan malam?” tanya Tari. Ponsel yang suaranya diloss speaker membuat Tari lebih leluasa saat m

