"Rizal?" tebak Arjuna melihat wajah Lily tak bersemangat menatap layar ponsel sambil menyalakan mesin kendaraan roda empatnya. Lily hanya membuang napas besar. "Kenapa enggak diangkat? Takut?" Lily menggeleng sambil melempar pandangan ke samping. Ia memilih menonaktifkan dering ponsel dan menyimpan kembali benda pipih tersebut ke dalam tas. "Sabuk pengaman!" titah Arjuna akhirnya melihat Lily nampak gelisah. Lily langsung melakukan perintah Arjuna. Sesekali ekor matanya melirik Arjuna yang menunggunya memasang sabuk pengaman. Tangannya bergerak malas. Arjuna gantian melirik, menyoroti gerakan Lily yang terkesan lambat. Setelah sabuk pengaman terpasang sempurna, Arjuna langsung menjalankan kendaraan mereka, kembali ke Penajam Paser Utara. Drrrt ... drrttt .... drrrtttt .... Ponsel

