Keesokan harinya subuh-subuh Rizal sudah bangun dan mandi. Setelah mandi, Rizal membawa secangkir teh hangat buatan Nessa untuk dinikmati di ruang tamu. Rizal ingin melihat apakah hari ini Arjuna berangkat subuh lagi. Tapi sampai jarum pendek jam dinding bertengger diantara angka enam dan tujuh, Arjuna tak kunjung melintas di ruang tamu. Rizal pun bergegas ke kamar untuk mengenakan baju formal karena sebentar lagi waktunya berangkat kerja. "Arjuna udah sarapan?" tanya Rizal pada Nessa yang juga sedang bersiap mengenakan baju kerjanya. "Enggak ada," sahut Nessa singkat sambil membenarkan kerah baju. Rizal tak bertanya lagi. Setelah berpakaian mereka berdua langsung menuju ruang makan untuk sarapan. Rizal sengaja memperlambat sarapan, sambil menunggu Arjuna muncul. Tapi sampai Nessa mene

