Daripada gila memikirkan perintah Arjuna, ia memilih untuk membangunkan Abidzar dan Hussein karena waktu salat subuh tinggal sebentar lagi. Kembali dari kamar kedua putranya, Lily pergi ke dapur untuk mengambil air minum. Ia melihat Nessa sudah sibuk membuatkan sarapan, untuk suami tercintanya. Lily tertawa dalam hati melihat Nessa begitu bangga melayani segala kebutuhan suaminya. Ternyata cinta buta memang bisa memperbudak seorang manusia. Dulu dia berada di posisi Nessa. Sekarang tidak akan lagi. Matanya kemudian tertuju pada kulkas. Lily berpura-pura membuka kulkas, sambil meraih kunci seperti yang diperintah Arjuna secepat kilat. Lily berpikir Arjuna meninggalkan kunci ruko, ternyata kunci sepeda motornya. Sambil tersenyum kecil, Lily bergegas meninggalkan dapur. Ia ingin memastika

