Bab 45 Baju Pink Mungil Boston, 4.00 p.m. Waktu bersantai akhirnya tiba saat pria berambut panjang sebahu itu memasuki kamar apartmennya yang sangat bersih. Meskipun dari segi penampilan pria itu terlihat urakan, tapi jika dilihat dari tempat tinggalnya ia seperti salah masuk ruangan. Ruangan serba putih itu memang sangat elegan, rapi, dan bersih. Berbanding terbalik dengan penampilan pemilik ruangan tersebut. Pria yang kini sudah memasuki ruangan itu kini membuka handel pintu kamarnya yang tak kalah bersih. Ia melemparkan ransel hitamnya ke atas ranjang kemudian melepaskan jaket yang ia kenakan. Dengan peluh yang masih membanjir sisa nge-gym yang dilakukannya selama 2 jam, Gerry, pria itu pun membuka kaos singlet hitamnya. Kakinya perlahan melangkah menuju ke depan cermin yang berada

