Gerry memang sengaja tidak masuk kantor hari ini. Setelah mengantarkan anak dan istrinya, ia pergi ke rumah Bunda. Dan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan kecil dari Bunda. Untungnya Ayah sedang lari pagi hingga ia tidak perlu mendengar ceramahnya mengenai pekerjaan yang terpaksa ia tinggal begitu saja. Bunda meletakan secangkir kopi dan piring berisi kue lapis di atas meja di hadapan Gerry lalu duduk di samping putranya yang sudah dewasa. Anak pertamanya sebentar lagi akan memiliki anak kedua sedangkan anak keduanya sebentar lagi akan melangsungkan pernikahannya. Sebagai ibu, Bunda merasa terharu karena anak-anaknya sudah sebesar sekarang. Gerry mendesah lalu mengambil cangkir kopi yang berada di atas meja. Ia meletakannya di depan mulutnya lalu menyeruputnya perlahan. Set

