Part 36

1180 Kata

Alvaro menarik Sasa menuju kasurnya dengan kasar. Sasa meringis kesakitan. Alvaro menatap Sasa dengan tajam. Terlihat matanya merah seperi orang akan menangis. Napasnya memburu. Alvaro berjalan menuju Sasa yang sudah terduduk dikasur. Ah, Sasa sangat panik dan ketakutan. "Stop! Jangan deket-deket gue!" teriak Sasa menggema diseluruh penjuru kamar. Oh s**t! Kamar itu kedap suara! b*****t! Alvaro hanya diam dan terus berjalan menuju Sasa. Menuburk Sasa, dan menindihnya. Sasa berada dibawah Alvaro. Jantungnya berdetak cepat. Pikirannya blank. Apa yang harus Sasa lakukan? Ia kaget, tidak menyangka. Ini begitu cepat. Alvaro mencium bibir Sasa dengan lembut, setelah itu menuntut lebih. Melumat bibir ranum milik Sasa dengan rakus. Sasa meronta-ronta ingin dilepaskan. Namun apa bisa? Kekuatan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN