Calon Suami?

1931 Kata

Sari turun dari kamarnya ke lantai satu pagi itu. Sudah berdandan rapi dan cantik, siap berangkat ke kantor. Betapa kagetnya dia saat mendapati banyak sekali buket bunga dengan berbagai rupa dan ukuran memenuhi ruang tamu. Mulai dari bunga mawar, anggrek, Lily bahkan tulip pun ada. Lengkap sampai-sampai sudah seperti toko bunga yang pindah ke rumahnya. "Bi, kenapa ada banyak bunga di sini? Memangnya mau ada acara?" Tanya Sari kepada asisten rumah tangganya. "Anu Non, tadi ada kurir yang mengirim bunga-bunga itu pagi-pagi untuk Non Sari." Sang asisten menjawab dengan takut-takut. "Buat aku?" Sari mengerutkan keningnya. Melangkah mendekati salah satu buket dan diambilnya sebuah kertas notes yang terselip di sana. 'Selamat pagi Dek Sari. Semoga harimu indah, seindah bunga-bunga ini. From

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN